10 Besar Peringkat Cabai Terpedas


 
10. Paprika 

Paprika ini biasanya terdapat dalam 4 warna yaitu merah, kuning, hijau, oranye. Paprika kadang dikelompokkan ke dalam cabe yang kurang pedas atau “sweet peppers”.
Namun terdapat paprika langka berwarna putih dan ungu, tergantung dimana mereka ditanam dan dari varietas apakah mereka. Paprika hijau berasa lebih pahit dibandingkan dengan paprika merah, kuning atau oranye. 
 
9. Peperoncini 
Peperoncini masih bersaudara dengan bell peppers dan chili peppers. Cabe ini juga dikenal sebagai Tuscan Peppers, Sweet Italian Peppers dan Golden Greek Peppers. Dalam bahasa Inggris Amerika disebut pepperoncini, sedangkan di Itali, cabe seperti ini disebut friggitello. Pepperoncini bukanlah pepperoni. Versi Yunani dari cabe ini lebih manis dan tidak sepahit varietas Itali nya yang tumbuh di Tuscany.
 
8. Poblano
Poblano adalah termasuk cabe yang tidak terlalu pedas, berasal dari Puebla, Meksiko. Poblano yang telah dikeringkan bernama ancho chile. Namun kadang – kadang terdapat poblano yang lebih pedas dari biasanya. Jadi dari sebuah pohon, terdapat poblano dengan tingkat kepedasan yang sangat bervariasi. Cabe ini biasanya populer saat perayaan hari kemerdekaan Meksiko, yaitu sebagai bagian dari hidangan khusus yang disebut Chiles en Nogada, hidangan yang didalamnya berwarna hijau, putih dan merah, yang melambangkan bendera Meksiko.
 
7. Jalapeno
Bentuknya kaya terong, tapi itu bukan terong, itu cabe jalapeño. Cabe ini sudah termasuk panas, dan sudah dapat memberikan sensasi terbakar saat memakannya (pedas). Panjang cabe ini antara 5 – 9 cm. Cabe ini berasal dari Meksiko. Di Meksiko terdapat lahan seluas 160 km persegi yang hanya digunakan untuk menanam cabe jenis ini ! Daerahnya terutama di lembah sungai Papaloapan, sebelah utara Veracruz.
 
6. Serrano pepper
Cabe ini juga dari Meksiko, di daerah pegunungan Meksiko. Rasa pedasnya menggigit, lebih pedas dari jalapeño, dan biasanya dimakan mentah – mentah. Bentuknya memang mirip dengan cabe rawit dari Indonesia, tapi ini adalah spesies yang berbeda.
 
5. Aji pepper
Mungkin ini salah satu cabe yang bentuknya paling aneh yang pernah dilihat. mungkin juga banyak baru tau ada yang model seperti ini. Namun sepertinya cabe ini pedas juga, sebab sudah nangkring di posisi 5. Cabe ini dikenal juga dengan nama Peruvian hot pepper.
 
4. Cabai Rawit
Yang satu ini pasti kalian tak asing lagi.yap cabai rawit. Cabe ini banyak terdapat di Thailand dan tetangganya seperti Kamboja, Vietnam, Indonesia, dan sekitarnya. Ternyata orang Indonesia memang kuat pedas, buktinya cabe yang biasa “dimakan” sehari-hari saja berada di peringkat ke-4. Cabe favorit sebagai teman gorengan.
 
3. Hanobero
Cabe ini adalah salah satu cabe yang amat pedas pada genus nya, yaitu capsicum. Saat mentah berwarna hijau, saat matang warnanya oranye atau merah. Namun kadang terlihat juga warna putih, coklat dan bahkan pink ! Ukuran panjang sekitar 2-6 cm. Cabe ini banyak berasal dari Yucatan dan daerah sekitar pantainya. Nama cabe ini berasal dari kota di Cuban, kota di La Habana. Walaupun tempat itu bukanlah tempat asalnya, namun cabe ini banyak deperjualbelikan disana.
 
2. Red savina pepper
Cabe ini adalah varietas khusus dari cabe Habanero, yang dikembangbiakkan khusus agar mendapat cabe yang lebih pedas, besar dan berat. Frank Garcia di Walnut, California adalah pengembang cabe Red Savina ini. Metodenya masih rahasia dan tidak diketahui umum. Cabe ini memegang rekor sebagai cabe terpedas di dunia dari tahun 1994 sampai 2006 dan dicatat oleh Guinness World Records. Namun pada Februari 2007, cabe ini harus turun dari singgasananya, dikalahkan oleh yang ada saat ini di peringkat 1.
 
1. Bhut jolokia

ini dia cabai terpedas didunia.namaya bhut jolokiaCabe ini telah dikonfirmasikan oleh Guiness World Record sebagai cabe terpedas di dunia, menggantikan Red Savina. Cabe ini berasal dari daerah Assam di timur laut India, cabe ini juga tumbuh di Nagaland dan Manipur. Terdapat sedikit keraguan mengenai spesies dari cabe ini, apakah masuk ke dalam capsicum frutescens atau capsicum chinense, namun berdasarkan tes DNA diketahui bahwa ini adalah spesies hibrida, dengan dominan capsicum chinense dan sedikit capsicum frutescens.
Iklim tempat cabe ini tumbuh sangat berpengaruh terhadap tingkat kepedasan dari cabe ini. Kepedasannya dapat turun sampai 50% di tempat yang iklim nya lebih kering (lebih sedikit curah hujan). Ukuran panjang dari cabe ini antara 60 – 85 mm dan lebarnya 25 – 30 mm, warnanya merah oranye. Bentuknya mirip dengan habanero, namun memiliki kulit yang lebih kasar dan berkerut.
Cabe ini biasa digunakan untuk makanan pedas atau dimakan begitu saja (edun, cabe begini dimakan langsung? Gak kebayang). Satu saja biji dari cabe ini dapat membuat pedas yang menyakitkan pada mulut sampai 30 menit! Jadi harus ekstra hati – hati saat memegangnya! Kadang cabe ini juga digunakan untuk mengobati penyakit perut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: